Kota Sabang dengan kekayaan baharinya yang memukau memiliki potensi besar untuk menjadi pusat olahraga akuatik, khususnya untuk nomor renang perairan terbuka (open water swimming). Menyadari peluang tersebut, PRSI Sabang saat ini sedang aktif menjajaki beberapa titik lokasi strategis yang akan dijadikan sebagai pusat pelatihan renang perairan terbuka yang baru. Langkah ini diambil untuk memberikan fasilitas latihan yang representatif bagi para atlet lokal maupun nasional yang ingin mengasah kemampuan di lintasan laut yang menantang. Selain fokus pada prestasi, keamanan tetap menjadi prioritas utama, sehingga diperlukan adanya program pelatihan renang penyelamatan guna memastikan seluruh kru pendukung memiliki kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di perairan.
Pemilihan lokasi untuk pusat pelatihan ini tidak dilakukan secara sembarang karena melibatkan berbagai parameter teknis. Tim dari PRSI Sabang melakukan survei mendalam terhadap kondisi arus laut, tingkat kejernihan air, hingga profil kedalaman di sekitar pantai-pantai potensial. Lokasi yang dipilih harus mampu mensimulasikan kondisi perlombaan yang sesungguhnya, namun tetap cukup terlindungi dari gelombang besar yang ekstrem. Keberadaan pusat pelatihan di lokasi baru ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan (endurance) atlet, karena tantangan berenang di laut lepas jauh berbeda dibandingkan dengan berenang di kolam arus tenang.
Rencana pembangunan fasilitas ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan sektor pariwisata. Dengan adanya pusat pelatihan khusus, Sabang tidak hanya akan dikenal sebagai destinasi wisata selam, tetapi juga sebagai pusat keunggulan olahraga renang perairan terbuka di Indonesia. Hal ini sejalan dengan konsep sport tourism yang sedang dikembangkan, di mana kegiatan olahraga prestisius dapat berjalan beriringan dengan promosi keindahan alam daerah. Para atlet yang berlatih di sini nantinya akan terbiasa dengan navigasi mandiri dan adaptasi suhu air yang dinamis, yang merupakan kunci kemenangan dalam nomor perairan terbuka.
Selain sarana fisik, PRSI Sabang juga berencana melengkapi pusat pelatihan ini dengan sistem monitoring performa atlet berbasis teknologi. Meskipun dilakukan di alam terbuka, evaluasi terhadap kecepatan dan teknik setiap perenang tetap harus tercatat dengan akurat. Penjajakan lokasi baru ini juga mempertimbangkan aksesibilitas bagi para pelatih dan tim medis agar mudah menjangkau lokasi saat sesi latihan intensif berlangsung. Keamanan atlet selama berlatih menjadi poin yang sangat ditekankan, mengingat risiko berenang di laut yang selalu berubah-ubah.
